“Mereka sekarang ikut menumpangi mobil penduduk yang melintas supaya bisa mencapai wilayah kota,” kata pihak keluarga.
Kondisi komunikasi juga sempat menjadi kendala karena lokasi tempat mereka berada disebut sulit mendapatkan jaringan telepon.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap pekerja yang direkrut untuk proyek lintas provinsi perlu mendapat perhatian lebih serius, terutama ketika pekerjaan berada di lokasi terpencil dan jauh dari akses layanan publik.
Semoga 10 warga Purwakarta yang tengah berjuang mencari nafkah di tanah rantau tersebut dapat segera menemukan jalan keluar dan kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan selamat. (Red)
