PurwakartaUpdate.com – Polemik pembangunan data center di kawasan Jatiluhur, Jawa Barat, kembali menjadi sorotan.
Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai pemerintah perlu segera memiliki aturan yang lebih jelas lagi mengenai pembangunan data center dan penggunaan kecerdasan buatan (AI).
Menurut IESR, aturan tersebut penting agar setiap proyek tidak hanya dinilai dari sisi investasi dan teknologi.
Aspek lingkungan, sosial, serta kebutuhan energi juga harus menjadi bagian dari persyaratan sebelum proyek mendapatkan izin.
Chief Executive Officer IESR Fabby Tumiwa mengatakan, belum adanya standar nasional membuat penilaian terhadap proyek data center masih dilakukan secara berbeda-beda.
“Tanpa standar nasional, setiap proyek dinilai kasus per kasus dan pengawasan bergantung pada inisiatif kepala daerah,” kata Fabby, Jumat (2/10/2026).
