Purwakartaupdate.com, Purwakarta – Sejumlah sekolah swasta di Kabupaten Purwakarta mengaku masih membutuhkan kejelasan teknis dalam pelaksanaan Program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK) yang digagas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Program yang bertujuan membuka akses pendidikan bagi siswa yang belum tertampung di sekolah negeri tersebut mendapat respons positif dari pihak sekolah. Namun, hingga kini aturan detail terkait mekanisme bantuan, pembiayaan, hingga kebijakan pungutan tambahan masih menjadi perhatian.
Kepala SMK Farmasi Purwakarta, Jeni Jenal Mutaqin, mengatakan pihak sekolah pada dasarnya mendukung adanya program SSK. Namun, menurutnya, petunjuk teknis pelaksanaan program tersebut belum sepenuhnya diterima secara jelas.
“Kalau terkait SSK kita setuju. Hanya saja secara teknis masih ada kebingungan karena belum ada penjelasan yang rinci. Jadi masih belum jelas,” ujar Jeni saat ditemui, Rabu (24/6/2026).
