Meski demikian, ia mengakui kehadiran program SSK memberikan dampak positif terhadap peningkatan jumlah pendaftar di sekolahnya.
“Alhamdulillah dampaknya cukup terasa. Yang sebelumnya jumlah siswa terbatas, sekarang meningkat cukup signifikan,” katanya.
Sementara itu, Praktisi Pendidikan Purwakarta, Agus Muharam, meminta pemerintah segera memberikan aturan yang lebih rinci agar sekolah swasta tidak mengalami kendala saat menjalankan program tersebut.
“Harus ada aturan yang jelas dan tegas. Jangan semua sekolah disamaratakan, karena kebutuhan setiap sekolah berbeda. Sekolah kesehatan tentu memiliki biaya operasional yang berbeda dengan sekolah lainnya,” kata Agus.
Menurutnya, jika sekolah swasta tidak diperbolehkan melakukan pungutan tambahan, maka bantuan yang diberikan perlu dikaji kembali agar sesuai dengan kebutuhan operasional sekolah.
