Purwakartaupdate.com, Purwakarta – Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Purwakarta kembali mengungkap tindak pidana penyalahgunaan obat keras tertentu (OKT) atau sediaan farmasi tanpa izin resmi.
Dari pengungkapan tersebut empat pengedar OKT diringkus jajaran Satres Narkoba Polres Purwakarta. Para terduga pelaku diamankan dilokasi yang berbeda di wilayah hukum Polres Purwakarta.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasat Reserse Narkoba, IPTU Try Sumarno menjelaskan penangkapan pelaku berawal dari informasi dari warga yang melihat dan mencurigai adanya praktek jual beli OKT di wilayah Kabupaten Purwakarta yang kemudian dikembangkan oleh personel Satnarkoba Polres Purwakarta.
“Setelah mendapatkan informasi dari masayarakat, penangkapan dilakukan setelah petugas melaksanakan observasi dan pengamatan terhadap orang yang dicurigai membawa serta memperjualbelikan obat keras terbatas (OKT),” ucap Try, pada Jumat, 19 Juni 2026.
Ia menambahkan, empat pelaku yang berhasil kami yakni dua laki-laki berinisial AP (30) dan FK (23) serta dua perempuan berinisial LD (28) dan DD (28). Merka diamankan di lokasi yang berbeda di wilayah hukum Polres Purwakarta, pada Rabu, 17 Juni 2026 kemarin.
Dari tangan pelaku, kata dia, petugas berhasil menyita barang bukti sebanyak 659 butir obat warna kuning disalah satu sisi bertuliskan MF diduga Hexymer, empat unit handphone yang digunakan para pelaku untuk bertransaksi dan uang tunai sebesar Rp. 395.000.
