Di sisi lain, ia menyoroti munculnya anggapan di media sosial yang seolah-olah seluruh Korlas atau sekolah melakukan hal yang sama.
“Tidak semua sekolah seperti itu. Kalau misalkan ada satu atau dua yang tidak benar, ya itu oknum. Jangan sampai imbasnya ke puluhan sekolah lain,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, apabila memang ditemukan dugaan penyalahgunaan dana sekolah atau persoalan lain yang melibatkan oknum guru, kepala sekolah maupun pihak sekolah, maka persoalan tersebut semestinya ditangani berdasarkan kasusnya.
“Kalau ada dana BOS yang diselewengkan, misalnya, itu urusan sekolah yang bersangkutan. Jangan sampai sekolah lain yang tidak melakukan apa-apa ikut terkena imbas,” katanya.
