“Hari ini pemerintah menggerakkan seluruh kekuatan yang kita miliki, mulai dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, aparat dan pegawai pemerintahan, TNI Polri hingga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menyukseskan registrasi perlinsos ini,” tegas Luhut.
Lebih lanjut, Luhut menjelaskan bahwa pemerintah telah mematok target partisipasi yang sangat signifikan sebelum penyaluran bansos 2027 dimulai.
“Target kita besar: 48 juta orang terdaftar dalam Perlinsos Digital hingga Desember 2026. Karena itu, semua harus bergerak bersama.
Kita harus aktif menjangkau masyarakat, membuka akses seluas-luasnya, dan memastikan tidak ada warga yang berhak justru terlewat,” tambahnya.
Gerakan #PeduliTetangga dan Pendampingan Lapangan
Menyadari tantangan literasi digital di tengah masyarakat, pemerintah meluncurkan Gerakan #PeduliTetangga.
Gerakan sosial ini dirancang untuk mengajak pendamping PKH, pengurus RT/RW, hingga masyarakat umum menjadi bagian dari “Kawan Perlinsos”. Tugas utama para relawan ini adalah mendampingi warga lansia, disabilitas, atau kelompok masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mengakses jaringan internet dan perangkat seluler.
Hingga saat ini, platform Perlinsos Digital tercatat berhasil menjangkau sekitar 5,5 juta pendaftar yang tersebar di berbagai wilayah.
Pemerintah merasa sangat optimistis angka partisipasi ini akan melonjak tajam seiring pesatnya sosialisasi dan pendampingan di tingkat desa maupun kelurahan.
Panduan dan Cara Registrasi Mandiri di Perlinsos Digital.
