Ia juga menyoroti konflik Yaman, terutama dinamika antara Arab Saudi dan Houthi yang berdampak terhadap keamanan Laut Merah dan jalur perdagangan internasional.
“Ketika jalur perdagangan dan energi terganggu, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh negara-negara di kawasan. Negara lain seperti Indonesia juga dapat merasakan pengaruhnya,” ujar Nata.
Selain itu, konflik Sudan disebut sebagai salah satu krisis kemanusiaan yang membutuhkan perhatian serius komunitas internasional.
Indonesia dan Diplomasi Perdamaian
Menurut Nata, Timur Tengah bukan kawasan yang jauh dari kepentingan Indonesia. Stabilitas kawasan memiliki keterkaitan dengan energi, perdagangan, investasi, serta keamanan ekonomi global.
Ia menilai Indonesia perlu melihat perubahan geopolitik dunia sebagai peluang untuk memperkuat posisi diplomasi di tingkat internasional.
