Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Ragam

Jelang UNGA 2026 di New York, Pengamat Soroti Masa Depan Timur Tengah: Diplomasi Dunia Belum Mampu Mengakhiri Tragedi Kemanusiaan

By RedaksiMinggu, 20 September 2026
Nata Sutisna, pengamat Timur Tengah sekaligus Ketua IDE Indonesia.

“Palestina bukan hanya tentang satu wilayah atau satu periode konflik. Ada jutaan pengungsi Palestina yang selama puluhan tahun hidup dalam ketidakpastian. Ini bukan hanya persoalan politik, tetapi persoalan kemanusiaan,” kata Nata.

BRICS dan Komitmen Perdamaian

Selain Palestina, Nata menyoroti pertemuan BRICS di New Delhi pada 12–13 September 2026. Forum tersebut dinilai menjadi salah satu gambaran bahwa stabilitas Timur Tengah masih menjadi perhatian komunitas internasional.

Pertemuan yang melibatkan berbagai negara, termasuk Indonesia, Mesir, Iran, dan Uni Emirat Arab, menghasilkan Deklarasi New Delhi yang menyerukan penahanan diri atau maximum restraint, perlindungan warga sipil, penghormatan terhadap hukum internasional, serta penyelesaian konflik melalui dialog dan diplomasi.

Baca Juga:  Cegah Perang Sarung, Ketua MUI Purwakarta Sampaikan Hal Ini

Namun, Nata menilai tantangan terbesar bukan hanya menghasilkan deklarasi, melainkan memastikan komitmen tersebut membawa dampak nyata.

“Dunia sudah memiliki banyak forum, deklarasi, dan mekanisme diplomasi. Namun, ukuran keberhasilan perdamaian bukan hanya seberapa banyak dokumen yang dihasilkan, tetapi apakah masyarakat yang terdampak konflik benar-benar merasakan perubahan,” ujarnya.

1 2 3 4 5 6 7 8 9
IDE Indonesia Nata Sutisna Pengamat Timur Tengah UNGA 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Sambut Hari Amal Bakti Ke-81, Kemenag Purwakarta Bakal Gelar Acara Di Tiap Kecamatan

Selasa, 3 November 2026

Ikut Meriahkan Kick Off HAB Kemenag Ke-81, Komitmen Kemenhaj Purwakarta Perkuat Kolaborasi

Selasa, 3 November 2026

DPW TESPOIN Jawa Barat Gelar Roadshow di Purwakarta, Penyelenggara Apresiasi Kehadiran Sekdisnakertrans

Minggu, 1 November 2026

Mau Urus PBG di Purwakarta, Cek Estimasi Biaya Lewat SIKARET dan Konsultasi di Bale Madukara

Rabu, 28 Oktober 2026

Comments are closed.

Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.