“Karena ada beberapa kuda yang akan dipersiapkan untuk kejuaraan, tentunya kondisi kesehatan dan kebugarannya perlu dipastikan sebelum mengikuti pertandingan,” kata Wini.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting untuk memastikan kuda yang akan bertanding berada dalam kondisi sehat dan prima, sekaligus mengantisipasi potensi penyakit yang dapat mengganggu kesehatan kuda selama mengikuti kejuaraan.
AHS merupakan penyakit akibat infeksi virus dari genus Orbivirus yang penularannya tidak terjadi secara langsung antarkuda, melainkan melalui gigitan serangga pengisap darah, khususnya lalat dari genus Culicoides.
Pada kuda yang terinfeksi, gejala dapat berupa demam tinggi, pembengkakan di sekitar mata, kelopak mata, kepala dan leher, hingga gangguan pernapasan berat, batuk, serta keluarnya cairan berbusa dari hidung.
