Pemerintah provinsi menargetkan angka anak tidak sekolah bisa mencapai nol pada 2029. Target ini menjadi salah satu fokus dalam upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di Jawa Barat.
Herman menyebut persoalan ATS bukan semata-mata tanggung jawab Dinas Pendidikan. Penanganannya perlu menjadi bagian dari kerja bersama seluruh jajaran pemerintahan.
Melalui koordinasi lintas dinas dan pendataan hingga tingkat desa, Pemprov Jabar berupaya menemukan anak-anak yang belum bersekolah serta mengidentifikasi kebutuhan mereka.
Target nol anak tidak sekolah pada 2029 menjadi pekerjaan besar bagi pemerintah daerah.
Penurunan jumlah ATS perlu diikuti langkah nyata agar anak-anak yang belum mendapatkan pendidikan bisa memperoleh akses belajar.
Namun, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pendataan. Tindak lanjut terhadap setiap kasus juga penting agar hambatan yang dihadapi anak dan keluarganya dapat ditangani secara tepat.
Dalam bahan pemberitaan yang tersedia, belum dijelaskan secara terperinci mekanisme evaluasi maupun sanksi bagi daerah yang belum mencapai target.
Karena itu, perkembangan data ATS dan pelaksanaan program di lapangan akan menjadi hal penting untuk diperhatikan dalam menilai kemajuan upaya Pemprov Jabar menuju target 2029.
