Disiapkan Kompensasi Rp250 Ribu per Hari dan Bonus Pemadaman Cepat
Sebagai bentuk apresiasi nyata dan dorongan motivasi atas keterlibatan masyarakat, KDM menyiapkan anggaran insentif bagi setiap warga yang bersedia terjun ke lokasi bencana.
Setiap warga yang berpartisipasi aktif dalam aksi pemadaman akan mendapatkan bayaran sebesar Rp250.000 per hari.
Tidak hanya kompensasi harian, KDM juga menjanjikan bonus tambahan apabila tim gabungan dan warga berhasil memadamkan titik-titik api dalam waktu singkat.
“Dan kami menyiapkan 250 ribu per orang untuk sehari kerja pemadaman api, dan apabila apinya cepat terpadamkan, segera kami memberikan bonus,” lanjut KDM.
Langkah taktis ini diharapkan mampu menggalang kekuatan publik secara masif.
Penanganan karhutla di medan pegunungan yang terjal sering kali membutuhkan personel dalam jumlah besar untuk menjangkau area-area isolatif yang sulit dilalui kendaraan pemadam kebakaran.
Pantauan Langsung di Taman Nasional Gunung Ciremai
Sejak Kamis siang, KDM terpantau sudah berada di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) untuk memantau langsung strategi pemadaman yang diterapkan oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Manggala Agni, serta para relawan.
Kawasan Gunung Ciremai memiliki karakteristik vegetasi yang cukup tebal dan angin kencang di elevasi tinggi, sehingga potensi penyebaran api sangat cepat apabila tidak ditangani secara terpadu.
Koordinasi antara perangkat desa dan warga setempat menjadi kunci utama agar lokalisasi api bisa dilakukan sesegera mungkin.
Dengan adanya pengerahan warga secara swadaya yang didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, diharapkan titik api di area lereng Gunung Ciremai dapat segera dipadamkan total sebelum menimbulkan kerusakan lingkungan yang lebih parah.***
