Pelaksanaan Program PINTAR juga berlangsung melalui kolaborasi dengan Pendamping PKH Kelurahan Tegalmunjul. Sinergi ini membuat proses pendampingan lebih tepat sasaran karena disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima manfaat PPSE.
Selain meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola keuangan, hasil pencatatan usaha juga diharapkan dapat menjadi salah satu pendukung proses monitoring dan evaluasi Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi.
Bagi kita, perubahan besar seringkali berawal dari kebiasaan yang sederhana. Mencatat pemasukan dan pengeluaran mungkin terlihat sepele, tetapi dari kebiasaan itulah pelaku usaha dapat memahami kondisi usahanya, menyusun rencana keuangan, hingga mengambil keputusan yang lebih tepat.
Melalui Program PINTAR, tim KKNT Inovasi IPB berharap semangat literasi keuangan yang telah ditanamkan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Tegalmunjul.
Dengan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, langkah kecil tersebut diharapkan mampu menjadi fondasi menuju kemandirian ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Penulis: Ahmad Fauzi Irsyad Sulistiono (Mahasiswa S1 IPB University Jurusan Agribisnis)
