Dalam melakukan promosi, strategi tidak harus selalu berupa diskon. Pelaku UMKM dapat menggunakan sejumlah pendekatan, seperti edukasi, cerita, bukti atau testimoni, dan penawaran.
Edukasi dapat dilakukan dengan memberikan pemahaman kepada konsumen mengenai produk. Cerita juga dapat menjadi bagian dari promosi, termasuk melalui komunikasi dari mulut ke mulut. Sementara itu, testimoni konsumen dapat digunakan sebagai bukti untuk membangun kepercayaan.
Media sosial juga tidak hanya berfungsi sebagai etalase produk, tetapi dapat menjadi sarana komunikasi dan membangun hubungan dengan konsumen. Salah satu fungsi awal media sosial adalah sebagai katalog untuk memperkenalkan produk yang dimiliki.
Agar mudah ditemukan konsumen, pelaku UMKM perlu memperhatikan nama usaha atau produk yang digunakan. Foto produk juga menjadi bagian penting dalam memperkenalkan produk melalui media sosial.
