Pesan yang disampaikan dalam promosi sebaiknya menggunakan bahasa yang ramah dengan identitas usaha yang mudah dikenali. Salah satu contohnya adalah identitas seperti “Warung Bu Ani, Masakan Rumahan untuk Makan Siang Pekerja Sekitar”, yang secara langsung memberikan gambaran mengenai produk dan target konsumennya.
Dalam pembuatan konten, pelaku UMKM juga tidak harus mengeluarkan biaya besar. Satu produk dapat dikembangkan menjadi berbagai bentuk konten sederhana, seperti foto produk, video proses pembuatan, cerita pemilik usaha, testimoni konsumen, hingga penawaran produk.
Peserta kemudian mengikuti tantangan 60 detik, yakni praktik mempromosikan produk dengan menyampaikan nama produk, manfaat, keunggulan atau pembeda, serta cara pemesanan.
Praktik tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk menerapkan kemampuan public speaking dan strategi promosi secara langsung.
