PurwakartaUpdate.com – Polisi mengungkap sejumlah kasus dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Bali di tengah kelangkaan dan antrean panjang di sejumlah SPBU.
Dalam pengungkapan tersebut, tujuh pria diamankan oleh Polda Bali bersama sejumlah polres. Kasus yang ditangani mencakup dugaan penimbunan solar subsidi hingga penjualan Pertalite dengan harga jauh di atas harga normal.
Salah satu praktik yang terungkap adalah penjualan Pertalite dalam botol berukuran 1,5 liter dengan harga Rp 50.000 hingga Rp 100.000 per botol.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy membenarkan pengungkapan sejumlah kasus tersebut.
“Polda Bali dan jajaran tidak akan menoleransi segala bentuk penyalahgunaan atau penyelewengan BBM yang disubsidi pemerintah. Tindakan tegas ini kami lakukan demi melindungi hak masyarakat yang memang membutuhkan BBM subsidi tersebut,” kata Ariasandy di Denpasar, Jumat (16/10/2026).
