PurwakartaUpdate.com – Kabar seorang pekerja migran asal Kabupaten Bandung Barat, Sri Nurhaida Pratiwi (36), belum saat ini diketahui setelah ia diduga mengalami penyekapan di Uni Emirat Arab (UEA).
Sri berasal dari Kampung Sukatani, Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat.
Dugaan tersebut mencuat setelah keluarga menerima pesan yang berisi permintaan pertolongan darinya.
Dalam percakapan terakhir yang dibagikan keluarga melalui media sosial, Sri meminta agar kondisinya dilaporkan kepada Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Dubai.
Ia juga mengirimkan lokasi yang mengarah ke wilayah Ajman, UEA. Dalam pesan tersebut, Sri mengaku berada dalam ancaman dan meminta keluarganya menjaga ketiga anaknya.
