“Penanganan kekeringan perlu dilakukan sejak dini melalui pemetaan wilayah yang rawan, pengecekan kondisi irigasi, serta koordinasi dengan instansi yang memiliki kewenangan di bidang sumber daya air,” ujar Hadyanto, Senin (12/10/2026).
Salah satu lokasi yang ditinjau berada di lahan persawahan milik Kelompok Tani (Poktan) Cinta Mukti di Munjuljaya, Kecamatan Campaka, Purwakarta.
Area persawahan seluas kurang lebih 30 hektare diperiksa oleh Tim Penanggung Jawab (PJ) LTT Kabupaten Purwakarta dari BRMP.
Tujuan peninjauan dilakukan untuk mengetahui kondisi lahan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan air bagi para petani.
Ketua Poktan Cinta Mukti, Atim, menyebut ketersediaan sarana pengairan menjadi salah satu kebutuhan penting untuk menghadapi ancaman kekurangan air.
Ia berharap adanya dukungan mesin pompa air agar lahan pertanian tetap mendapatkan pasokan air ketika aliran dari jaringan irigasi utama tidak mencukupi.
Menurut Atim, pompa air dapat membantu petani memenuhi kebutuhan pengairan di area persawahan yang dikelola kelompoknya.
