PurwakartaUpdate.com – Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kabupaten Purwakarta mulai memetakan lahan persawahan yang berpotensi terdampak kekeringan.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak kemarau panjang terhadap aktivitas pertanian dan produksi padi.
Ada sebanyak 200 titik lahan sawah yang menjadi perhatian dalam upaya mitigasi tersebut.
Pemerintah daerah ingin mengetahui kondisi lahan serta kebutuhan air petani agar penanganan bisa dilakukan sesuai permasalahan yang ada di lapangan.
Kepala Dispangtan Purwakarta, Hadyanto Purnama, mengatakan pemetaan perlu disertai pemeriksaan secara langsung terhadap kondisi persawahan dan jaringan irigasi.
Menurutnya, langkah antisipasi sejak dini dapat membantu pemerintah menentukan kebutuhan petani sekaligus mengoordinasikan penanganan dengan instansi yang berwenang dalam pengelolaan sumber daya air.
