Keluhan serupa disampaikan Doni Armando, orang tua siswa sekolah dasar (SD) yang anaknya juga diduga mengalami keracunan.
Menurut Doni, gejala mulai dirasakan anaknya sekitar pukul 15.00 WIB. Selain muntah, anaknya juga mengalami gangguan buang air besar (BAB).
“Jam 3-an sudah mulai muntah, BAB. Ada juga yang langsung BAB di sekolahan, ada yang BAB-nya terus-terusan di rumah,” kata Doni.
Doni mengatakan, berdasarkan cerita anaknya, menu MBG yang dikonsumsi terdiri dari sayur sop dan telur puyuh.
“Katanya makannya sayur sop, telur puyuh,” ujarnya.
Saat mendatangi rumah sakit, Doni melihat banyak orang tua memenuhi lorong untuk menemani anak-anak mereka.
Ia memperkirakan jumlah siswa yang mengalami keluhan tersebut mencapai puluhan orang, mengingat kejadian itu melibatkan siswa dari tiga sekolah.
“Banyak di lorong penuh banget karena tiga sekolahan. Mungkin puluhan,” ucapnya.
