Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Ragam

PHK di Jawa Barat Tertinggi Nasional, Pemprov Dorong Perusahaan Cari Solusi

By Agung IsmawanSenin, 26 Oktober 2026
Ilustrasi phk. (Foto: HGW)
Ilustrasi phk. (Foto: HGW)

PurwakartaUpdate.com – Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) tertinggi di Indonesia sepanjang Januari hingga September 2026. Ada s ebanyak 13.044 pekerja yang dilaporkan kehilangan pekerjaan.

Data sistem Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, jumlah PHK secara nasional mencapai 63.789 pekerja. Angka di Jawa Barat menjadi bagian dari total tersebut.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat, I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka atau Kim Agung, menyebut industri garmen dan otomotif sebagai sektor yang paling terdampak.

Baca Juga:  DPRD Jabar Minta Pemprov Tingkatkan Pelayanan Hasil Produk UMKM Perikanan

Menurutnya, perubahan kondisi ekonomi global ikut memengaruhi permintaan produksi. Dampaknya sangat terasa pada perusahaan yang bergantung pada pesanan dan membutuhkan banyak tenaga kerja.

“Angkatan kerja di Jawa Barat memang menjadi yang tertinggi. Salah satu sektor yang  paling terdampak PHK adalah industri garmen dan otomotif. Industri garmen banyak yang berbasis pesanan dan padat karya, sehingga ketika pesanan menurun, perusahaan harus melakukan efisiensi,” kata Kim Agung saat ditemui di kampus ITB, Senin (26/10/2026).

Kim mencontohkan PT Namnam Fashion Industries di Cimahi yang sempat menjadi perhatian publik karena melakukan efisiensi saat jumlah pesanan menurun.

Perusahaan dengan jumlah pekerja besar menghadapi tekanan ketika permintaan produksi melemah. Kondisi ini dapat mendorong perusahaan mengambil langkah penghematan, termasuk mengurangi kebutuhan tenaga kerja.

1 2 3
Karyawan Nyari Gawe Pemprov Jabar Phk
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Vera Novia Temui Kapolres Purwakarta Bahas Pentingnya Pencegahan Perundungan

Senin, 26 Oktober 2026

Krisis Air Bersih di Subang , Pemkab Siapkan Jaringan dari Mata Air Cikanyere

Minggu, 25 Oktober 2026

5 Bengkel Mobil Terbaik di Purwakarta: Buka 24 Jam Hingga Spesialis Kaki-Kaki

Sabtu, 24 Oktober 2026

5 Rekomendasi Bengkel Motor Terbaik di Purwakarta: Alamat, Jam Buka, dan Rating Google

Sabtu, 24 Oktober 2026

Comments are closed.

Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.