Dalem Sholawat dan Syekh Baing Yusuf hidup pada masa yang sama dan memiliki peran besar dalam proses perintisan Purwakarta. Keduanya menjadi sosok yang saling melengkapi dalam membangun fondasi pemerintahan sekaligus kehidupan spiritual masyarakat.
Sejumlah peninggalan bersejarah dari masa kepemimpinan Dalem Sholawat masih dapat disaksikan hingga kini, di antaranya Situ Buleud, Situ Kamojing yang berfungsi sebagai infrastruktur pengairan, Gedung Karesidenan, Pendopo Purwakarta, serta berbagai infrastruktur penting lainnya yang kemudian dikembangkan oleh para bupati penerus.
Sebagai masyarakat yang menghargai sejarah, sudah sepantasnya kita mengenang dan menghormati jasa para pendiri serta perintis Purwakarta. Informasi mengenai ketokohan mereka dan sejarah berdirinya Purwakarta perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda agar tumbuh rasa bangga, memiliki, dan mencintai daerahnya sendiri.
Salah satu bentuk penghormatan kepada para pendahulu adalah dengan menjaga, merawat, dan melestarikan berbagai peninggalan sejarah yang masih ada. Lebih dari itu, seluruh masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam membangun Purwakarta agar semakin maju, sejahtera, dan senantiasa mendapat keberkahan dari Allah SWT.
