Nama Purwakarta diinisiasi dan diusulkan oleh R.A.A. Soeriawinata beserta jajarannya. Penamaan itu lahir dari semangat pembangunan yang saat itu mengalami kemajuan pesat. Secara makna, Purwa berarti awal, sedangkan Karta berarti maju atau sejahtera, sehingga Purwakarta dapat dimaknai sebagai awal menuju kemajuan dan kesejahteraan.
R.A.A. Soeriawinata yang dikenal dengan julukan Dalem Sholawat merupakan Bupati Karawang yang memindahkan pusat pemerintahan dari Wanayasa ke Sindangkasih. Beliau dikenal sebagai sosok yang memiliki kualitas kepemimpinan yang utuh, baik dari sisi keturunan, pendidikan, maupun akhlak.
Sejak kecil, Dalem Sholawat telah ditempa dengan ilmu pemerintahan dan ilmu agama. Kakeknya, Raden Muhammad Thohir, merupakan ulama besar di Bogor, sedangkan ayahnya, R.A.A. Wiranata, menjabat sebagai Bupati Bogor. Pada masa itu, para calon pemimpin memang dipersiapkan sejak usia dini melalui pembinaan yang ketat, baik secara intelektual, mental, maupun moral.
Selain menjalankan tugas sebagai bupati, Dalem Sholawat juga dikenal sebagai pemuka agama yang membimbing masyarakat dengan nilai-nilai Islam. Karena ketekunannya dalam beribadah dan mengamalkan ajaran agama, masyarakat memberikan julukan Dalem Sholawat.
