Mama Cirangkong juga mengingatkan KBIHU Di Kabupaten Purwakarta agar menjalankan fungsi utamanya sebagai pembimbing dan pendamping jemaah, bukan menjadikan layanan haji sebagai sarana mencari keuntungan dengan mengorbankan kepentingan umat.
“Kami ingin penyelenggaraan haji dikelola dengan integritas dan tanggung jawab. KBIHU di Purwakarta selama ini telah menjalankan tugas pembinaan jemaah dengan baik. Kami tidak ingin ulah beberapa oknum menciptakan stigma negatif terhadap KBIHU yang selama ini berkomitmen mendampingi dan melayani jemaah dengan sungguh-sungguh,” Ucapnya.
Kantor Kemenhaj Kabupaten Purwakarta terus berkomitmen melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh penyelenggara ibadah haji dan umrah guna memastikan perlindungan, kenyamanan, serta keamanan hak-hak para jemaah.
“Kami terus berkomitmen memperkuat pengawasan penyelenggaraan ibadah haji guna mencegah terulangnya kasus serupa serta memastikan seluruh jemaah memperoleh pelayanan yang aman, transparan, dan sesuai ketentuan,” Pungkasnya. (*)
