“Sebelumnya saya tidak pernah bermain layangan, tetapi di festival ini saya justru bisa mengalahkan lawan. Tantangan utamanya adalah harus mampu membaca arah angin,” ujar Regina.
Peserta lainnya asal Karawang, Nuryana, mengatakan kecintaannya terhadap permainan layangan sudah tumbuh sejak kecil. Menurutnya, keseruan permainan terletak pada strategi dan keberhasilan menaklukkan layangan lawan saat bertanding.
“Sensasi bermain layangan itu ketika bisa mengalahkan layangan lawan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pelangi Jabar, Mulyana, menjelaskan bahwa festival tahun ini menggunakan kategori kelas 53–58 dengan sistem pertandingan freestyle. Setiap peserta diwajibkan mengumpulkan dua poin kemenangan untuk melaju ke babak berikutnya hingga semifinal dan final.
