“Per hari ini, belum ada rilis resmi maupun perintah evakuasi dari Kementerian Luar Negeri. Kami terus memantau perkembangan secara intensif dan siap menindaklanjuti setiap arahan yang dikeluarkan pemerintah pusat,” tambahnya.
Kondisi di lapangan, terutama melalui pantauan KBRI Teheran Iran, masih menempatkan keselamatan warga sebagai fokus utama.
Petugas diplomatik terus memberikan imbauan agar warga tetap tenang namun tidak lengah terhadap perubahan situasi yang mendadak.
“Informasi yang kami terima, KBRI Teheran masih mengedepankan imbauan kewaspadaan kepada WNI di Iran. Selain itu, sedang disusun rencana kontinjensi sebagai langkah antisipatif,” ungkap Herman.
Ketegangan ini juga merembet ke negara tetangga seperti Qatar, Bahrain, Kuwait, hingga Arab Saudi. Meski militer di kawasan tersebut dalam status siaga, perwakilan Indonesia belum memerintahkan warga untuk keluar dari wilayah-wilayah itu.
