“Saya yakin kejadian ini bukan berkaitan dengan vandalisme. Saya sempat bertemu almarhum pada Kamis sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu beliau hanya mengatakan pernah menegur seseorang dengan cara baik-baik, tidak pernah menyampaikan ada konflik,” ujar Dadang.
Selain itu, Dadang mengungkapkan adanya keterangan dari beberapa warga yang mengaku sempat mendengar suara keributan dan teriakan minta tolong pada dini hari. Namun, tidak satu pun warga yang berani keluar rumah untuk memastikan sumber suara tersebut.
“Ada warga yang mendengar suara gaduh seperti orang sedang bertengkar, kemudian ada juga yang mendengar jeritan meminta tolong. Namun karena takut dan posisi suara cukup jauh, mereka tidak berani keluar rumah sehingga tidak melihat siapa yang berada di luar saat itu,” jelasnya.
Terkait barang bukti berupa handy talky (HT), Dadang membenarkan bahwa perangkat komunikasi tersebut ditemukan di atas sebuah perahu di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, ia mengaku tidak mengetahui siapa yang pertama kali menemukannya.
