Salah satu peserta, Alpian Wipriyangga (17) dari MA YPPA Cipulus, Kecamatan Wanayasa, Purwakarta, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru baginya. Menurutnya, konsep festival membuat pembelajaran hukum terasa lebih menyenangkan.
“Di sini ada festival drama, lomba poster seni, dan berbagai stand pameran. Kegiatannya seru karena selain bisa berkarya, kami juga mendapatkan pemahaman tentang hukum,” ujar Alpian.
Dalam penampilan drama yang dibawakan bersama timnya, Alpian mengangkat tema restorative justice atau penyelesaian perkara dengan pendekatan keadilan restoratif. Pesan tersebut dikemas melalui cerita yang menggambarkan situasi yang dekat dengan kehidupan pelajar dan masyarakat.
“Melalui drama ini kami ingin menyampaikan pentingnya kesadaran hukum kepada masyarakat. Selain itu, kami juga bisa menyampaikan kritik sosial yang positif dan membangun,” katanya.
