Dengan dimulainya program ini pada November 2026 mendatang, Jawa Barat optimistis dapat mencetak tenaga kerja terampil (skilled workers) yang siap bersaing secara global, terhindar dari tindak pidana perdagangan orang (TPPO), serta mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga di kampung halaman.***
