Mengacu pada angka kecukupan yang dicantumkan dalam bahan rujukan, berikut kebutuhan vitamin D harian:
– Bayi usia 0–12 bulan: 10 mikrogram atau 400 IU.
– Anak usia 1–13 tahun: 15 mikrogram atau 600 IU.
– Remaja usia 14–18 tahun: 15 mikrogram atau 600 IU.
– Orang dewasa usia 19–70 tahun: 15 mikrogram atau 600 IU.
– Orang berusia 71 tahun ke atas: 20 mikrogram atau 800 IU.
– Ibu hamil dan menyusui: 15 mikrogram atau 600 IU.
Vitamin D bisa diperoleh dari makanan, suplemen, serta proses pembentukan vitamin D di kulit dengan bantuan sinar matahari.
Meski begitu, kebutuhan setiap orang dapat berbeda, terutama pada orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu. Penggunaan suplemen sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan anjuran tenaga kesehatan.
Jangan Berlebihan Mengonsumsi Suplemen
Vitamin C tetap dibutuhkan tubuh, tetapi mengonsumsinya dalam dosis tinggi bukan jaminan seseorang akan terhindar dari pilek atau segera sembuh.
Karena itu, menjaga kesehatan sebaiknya tidak hanya berfokus pada suplemen. Istirahat yang cukup, pola makan bergizi seimbang, dan kebiasaan hidup sehat juga perlu diperhatikan.
Jika gejala berlangsung lama, semakin berat, atau disertai keluhan yang mengkhawatirkan, sebaiknya periksakan diri ke tenaga kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
