PurwakartaUpdate.com – Kasus dugaan keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cirebon menjadi sorotan DPR. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, meminta pemerintah mengevaluasi pelaksanaan program tersebut secara menyeluruh.
Hingga Rabu (21/10/2026) siang, jumlah orang yang terdampak di Cirebon dilaporkan mencapai 270 orang. Mereka terdiri dari 231 anak-anak dan 39 orang dewasa.
Charles menilai kejadian yang terus berulang perlu menjadi perhatian serius. Menurutnya, pelaksanaan program pemenuhan gizi tidak boleh mengabaikan keselamatan penerima manfaat.
“Saya sangat prihatin sekaligus marah melihat kasus dugaan keracunan MBG terus berulang. Kali ini di Cirebon, jumlah korban dilaporkan mencapai 270 orang. Sampai kapan anak-anak kita harus menjadi korban sebelum pemerintah benar-benar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program ini?” kata Charles, Kamis (22/10/2026).
Ia juga mengingatkan pemerintah agar tidak hanya berfokus pada pencapaian target penyaluran makanan. Standar keamanan pangan, kata dia, harus menjadi bagian utama dalam pelaksanaan program MBG.
Charles mendorong pemberian sanksi tegas terhadap dapur penyedia makanan yang terbukti menyebabkan keracunan. Ia mengusulkan agar dapur yang bertanggung jawab ditutup secara permanen, bukan hanya dihentikan sementara.
