Dampak dari penurunan kecepatan memori QLC ini diperkirakan baru akan terasa secara nyata saat pengguna melakukan tugas-tugas tergolong berat (power user).
Beberapa aktivitas intensif yang berpotensi terdampak antara lain:
- Merekam video dalam format ProRes atau resolusi 4K dengan durasi yang sangat panjang.
- Memindahkan file video mentah atau folder besar secara langsung dari media penyimpanan eksternal.
- Melakukan proses pemulihan (restore) cadangan data berukuran ratusan gigabyte secara sekaligus.
Perubahan strategi ini menandai langkah baru dari Apple. Sebab pada generasi sebelumnya, seperti iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max, varian 1TB dan 2TB masih menggunakan memori jenis TLC yang lebih responsif.
Bagi calon pembeli yang kerap memproses file video berat, perbedaan jenis memori ini tentu menjadi poin penting yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih kapasitas penyimpanan.***
