Meski teknologi QLC sanggup menampung lebih banyak data dalam satu sel memori sehingga efisien untuk kapasitas besar, kecepatan transfer datanya terbukti lebih lambat dibandingkan tipe TLC pada beberapa skenario penggunaan tertentu.
Temuan dan Hasil Uji Benchmark Homolab
Temuan ini pertama kali diungkap oleh kanal pengujian teknologi terkemuka, Homolab, melalui platform Bilibili.
Mereka melakukan pengujian komparatif secara mendalam antara iPhone 18 Pro Max varian 512GB yang mengusung tipe TLC dengan varian 1TB berteknologi QLC.
Hasil pengujian menunjukkan penurunan performa penulisan data (write speed) yang sangat signifikan ketika perangkat dipaksa mengeksekusi penulisan file berukuran besar secara terus-menerus.
Kondisi Memori Masih Kosong:
Fitur Single-Level Cell (SLC) cache pada model 1TB awalnya mampu menorehkan kecepatan tulis lebih dari 3.000 MB/s. Lapisan cache ini bertindak sebagai penampung sementara agar proses transfer data awal tetap kencang dan stabil.
Kondisi Cache Penuh:
Setelah kapasitas SLC cache terisi penuh, sistem akan mengalihkan proses ke lapisan penyimpanan berikutnya dengan kecepatan yang merosot ke kisaran 578 MB/s.
