PurwakartaUpdate.com – Harga minyak dunia kembali melonjak tajam pada penutupan perdagangan Kamis (8/10).
Kenaikan sebesar 4% ini didorong oleh kekhawatiran pasar terhadap memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah serta ancaman Badai Isaias yang berpotensi mengganggu pasokan migas di kawasan Pantai Teluk Amerika Serikat (AS).
Mengutip Reuters, harga minyak mentah acuan Brent menguat 4,1% atau sekitar US$ 4,08 menjadi US$ 104,28 per barel.
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 3,6% atau sekitar US$ 3,21 ke level US$ 91,49 per barel.
Dalam perdagangan intraday, kedua acuan harga minyak dunia tersebut bahkan sempat melesat hingga US$ 5 per barel, menyentuh level tertinggi sejak 29 September.
Gejolak Geopolitik dan Sanksi Baru AS Terhadap Iran
Kenaikan harga minyak intraday ini salah satunya dipicu oleh kecemasan pelaku pasar terhadap potensi serangan AS ke Iran.
