Terpopuler
Penulis: Redaksi
PURWAKARTAUPDATE.com | PURWAKARTA – Objek wisata berpeluang boleh dibuka lagi setelah pemerintah menurunkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kabupaten Purwakarta, dari level 3 menjadi level 2 sehingga ada sejumlah pelonggaran yang diberikan. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta, Agus Hasan Saepudin mengatakan, keputusan untuk membuka wisata masih menunggu instruksi dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purwakarta terlebih dahulu. “Kami masih menunggu kebijakan tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purwakarta dulu,” ucap Agus, saat dihubungi melalui telepon selulernya, pada Selasa (7/9/2021). Ia menambahkan, memang sudah ada rencana untuk pembukaan objek wisata tersebut, namun pihaknya tetap harus menunggu keputusan…
PURWAKARTAUPDATE.com | Yeti binti Emen seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Cianjur hilang kontak dengan keluarganya selama 17 tahun, akhirnya ditemukan. Ketua Astakira Pembaharuan Cianjur, Ali Hildan di Cianjur mengatakan, setelah pemberitaan di berbagai media, sejumlah instansi terkait di pusat dan kedutaan besar di Kuwait berusaha mencari keberadaan Yeti. Hingga akhirnya dapat ditemukan dan berkomunikasi dengan keluarga di Cianjur. “Berkat upaya bersama termasuk teman-teman jurnalis, instansi terkait di pusat, hingga Kedutaan Besar Indonesia di Kuwait, berhasil menemukan keberadaan Yeti dalam kondisi sehat dan sudah berkomunikasi dengan anaknya,” kata Ali, Senin (6/9/2021). Dia mengungkapkan, pihaknya akan…
PURWAKARTAUPDATE.com | Panti bagi para lanjut usia jadi bahan perhatian DPRD Provinsi Jawa Barat. Kali ini Komisi V meninjau langsung kondisi Satuan Pelayanan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PRSLU) di Kabupaten Garut. Hal ini dilakukan untuk melihat langsung sarana dan prasarana panti. Sehingga bisa menjadi bahan diskusi kepada Dinas Sosial agar kondisi lebih baik dari sebelumnya. Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar Abdul Hadi Wijaya mengatakan, setidaknya saat ini ada kurang lebih 350 lansia yang menjadi tanggung jawab pihaknya untuk mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar. Terlebih dari kondisi sarana prasarananya serta untuk menginventarisasi apa yg menjadi Kebutuhan panti…
PURWAKARTAUPDATE.com | PURWAKARTA – Kabar baik, setelah beberapa pekan berada di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM) level 3, kini Kabupaten Purwakarta turun ke PPKM Level 2. Untuk masa aktif PPKM berjenjang (Level 4, 3, 2 dan 1), di Pulau Jawa dan Bali, diperpanjang mulai 7 September hingga 13 September 2021 mendatang. Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purwakarta, Wahyu Wibisono mengungkapkan, kasus Covid-19 di Kabupaten Purwakarta cenderung terus menurun, dengan demikian wilayah Kabupaten Purwakarta dinyatakan masuk kategori zona kuning atau resiko rendah penularan Covid-19, sehingga masuk PPKM Level 2. “Alhamdulillah, secara umum kasus Covid-19 di Kabupaten Purwakarta mengalami penuruan. Sedangkan…
PURWAKARTAUPDATE.com | PURWAKARTA – Sebagai dampak pengunduran Pilkades dari agenda awalnya 25 Agustus 2021, ribuan warga Purwakarta, Jawa Barat, terancam tidak bisa memilih pada Pilkades serentak 16 Oktober 2021 mendatang. Perbup 71 Tahun 2021 tentang tata cara Pilkades serentak di Purwakarta tidak mengakomodir calon pemilih di masa penundaan. Padahal, warga berusia genap 17 tahun dari Agustus hingga Oktober 2021 bertambah banyak. Belum warga pindah-datang yang sudah memenuhi masa tinggal enam bulan dan bisa memilih. Mengomentari hal ini, praktisi hukum di Purwakarta Ade Nurdin, mengatakan Pemerintah Daerah secepatnya harus segera melakukan penyesuaian regulasi. Perda maupun Perbup. Sebab menurutnya, hak suara maupun…
PURWAKARTAUPDATE.com | LQ Hendrawan (Abah Uci) pendiri Bikers Brotherhood 1% MC blak-blakan soal kenakalan masa mudanya. Selengkapnya, klik: https://www.youtube.com/c/JabarNews/videos
PURWAKARTAUPDATE.com | KARAWANG – Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Cikampek Utara Kabupaten Karawang Bayu Rahayu mengungkapkan sampai saat ini total ada 83 warga yang mengalami keracunan di wilayah tersebut. Dari jumlah tersebut dua orang meninggal. “Jadi setelah pemerintah desa (Pemdes) menyisir ke dusun-dusun, dan ada penambahan korban jadi total 83 orang. Dan tambahan seorang anak meninggal dunia,” ungkap Bayu dilansir dari Detik, Senin (6/9/2021). Dia menyatakan korban yang terakhir meninggal merupakan anak berusia 14 tahun. Sebelum meninggal korban sempat menjalani perawatan hingga masuk ruang ICU. “Iyah sempat dirawat di ruang ICU, dan akhirnya meninggal pada malam jam 10, usianya kurang lebih…
PURWAKARTAUPDATE.com | KARAWANG – Sebanyak 21 orang warga Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang diduga mengalami keracunan makanan sesuai mengikuti sebuah pengajian. “Iya, ada 21 orang yang datang ke Puskesmas Kotabaru. Mereka diduga keracunan makanan,” kata Kepala Puskesmas Kotabaru Sari Ali Astuti, di Karawang, Sabtu (5/9/2021). Dia mengungkapkan bahwa saat ini sebagian besar dari warga yang ke Puskesmas sudah pulang ke rumahnya masing-masing karena kondisinya sudah membaik. Kini tersisa sejumlah warga yang masih dirawat di Puskesmas. Gejala awal mereka yang diduga keracunan makanan itu mengalami muntah-muntah, sering buang air besar. Bahkan ada yang sampai mengalami kram perut. Sari menyampaikan,…
PURWAKARTAUPDATE.com | PURWAKARTA – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sejumlah sekolah secara resmi dibuka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, pada Senin (6/9/2021). Hal tersebut disambut baik oleh pihak sekolah serta orang tua murid dari siswa atau siswi yang berada di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Salah satunya yakni di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Satap 2 Parungbanteng, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, yang menyambut baik kembalinya proses belajar mengajar disekolah. Plt Kepala Sekolah SMPN Satap 2 Parungbanteng, Heri Kusnandar mengatakan, sejumlah orangtua murid dinilai sangat antusias dalam PTM ini, yang dimana sudah hampir dua tahun kebelakang hanya belajar secara daring. “Allhamdulilah…
PURWAKARTAUPDATE.com | BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah kabupaten/kota akan membantu biaya pendidikan anak-anak yang berstatus yatim piatu karena orang tuanya meninggal karena COVID-19. “Semua yang menjadi yatim piatu karena orang tuanya meninggal COVID-19, tentu nomor satu pendidikannya akan kita urus semuanya minimal sampai SMA atau SMK,” kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam siaran persnya, Minggu (5/9/2021). Menurut Ridwan Kamil, pada dasarnya sekolah di Jawa Barat sudah gratis biaya operasional dan SPP. Tingkat SD dan SMP jadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota, sedangkan SMA oleh pemerintah provinsi. “Tentu ada keseharian di luar biaya gratis SPP-nya atau Biaya Satuan Pendidikan (yang…