PurwakartaUpdate.com – Perselisihan antara pelanggan dan pedagang toko kelontong di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berakhir dengan aksi kekerasan. Seorang pria berinisial S dilaporkan terluka setelah diserang menggunakan senjata tajam jenis samurai.
Peristiwa terjadi pada Selasa (20/10/2026) siang di Desa Singajaya. Polisi menduga perselisihan bermula dari candaan mengenai uang belanja korban yang disebut sering kurang.
Kapolsek Jonggol, Kompol Hida Tjahjono, menjelaskan bahwa persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi cekcok antara korban dan pihak pedagang.
Perselisihan Bermula dari Candaan
Menurut keterangan polisi, salah satu pelaku berinisial RB merupakan pedagang toko kelontong yang biasa didatangi korban.
Persoalan bermula ketika muncul candaan soal uang belanja korban. Ucapan itu disebut juga disampaikan kepada istri korban.
“Awalnya karena bercanda bahwa korban kalau belanja uangnya kurang melulu, dan hal tersebut disampaikan kepada istri korban,” kata Hida, Rabu (21/10/2026).
Korban diduga tidak menerima candaan tersebut. Perselisihan kemudian berlanjut melalui percakapan di aplikasi WhatsApp.
Setelah komunikasi melalui WhatsApp, korban mendatangi toko untuk meminta penjelasan kepada RB.
Namun, pertemuan itu justru memicu adu mulut. Situasi semakin memanas setelah korban disebut mendorong barang dagangan milik RB.
Menurut polisi, RB kemudian memukul korban. Keributan tersebut turut melibatkan SJ, yang merupakan kakak kandung RB.
