PurwakartaUpdate.com – Lagu buatan kecerdasan buatan (AI) pernah mencatat jumlah pemutaran jauh lebih tinggi daripada seluruh katalog musik Taylor Swift di YouTube Music dalam satu bulan.
Namun, angka fantastis tersebut ternyata berasal dari aksi manipulasi streaming menggunakan ribuan akun bot.
Pelakunya adalah Michael Smith, pria berusia 54 tahun asal Amerika Serikat (AS). Ia menggunakan akun-akun palsu untuk memutar lagu ciptaannya yang dibuat dengan bantuan AI demi mendapatkan royalti musik.
Pada April 2023, lagu-lagu AI milik Smith diputar sebanyak 80,9 juta kali melalui YouTube Music. Sementara itu, seluruh katalog Taylor Swift di platform yang sama tercatat mendapat 9,3 juta pemutaran pada bulan tersebut.
Perbandingan angka itu diungkap Departemen Kehakiman AS saat mengumumkan putusan hukum terhadap Smith pada Oktober 2026.
Smith dijatuhi hukuman penjara selama 18 bulan. Ia juga diwajibkan menyerahkan sekitar 8,09 juta dollar AS atau setara Rp 145 miliar sebagai bagian dari konsekuensi kasus tersebut.
