Dengan konsep ini, wisatawan diharapkan tidak hanya mendatangi satu tempat, tetapi juga menjelajahi lokasi lain dalam satu rangkaian perjalanan.
Wisatawan juga didorong menikmati kuliner khas daerah, menyaksikan atraksi budaya, dan membeli produk ekonomi kreatif yang dihasilkan masyarakat setempat.
Pemkab Purwakarta menilai pengembangan pariwisata membutuhkan kerja sama berbagai pihak.
Pemerintah, pelaku usaha, komunitas, pengelola desa wisata, hingga agen perjalanan diharapkan terlibat dalam upaya tersebut.
Kolaborasi diperlukan agar promosi, pengelolaan destinasi, dan pelayanan wisata berjalan selaras.
Melalui langkah ini, pemerintah daerah berharap peningkatan kunjungan tidak hanya membuat destinasi semakin ramai, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.
Semakin lama wisatawan tinggal dan semakin banyak aktivitas yang mereka lakukan, semakin besar pula peluang pelaku usaha lokal untuk memperoleh manfaat dari sektor pariwisata.
Dengan strategi promosi, peningkatan fasilitas, dan pengembangan paket perjalanan, Purwakarta berupaya mengejar target 2 juta kunjungan wisatawan sepanjang 2026.
