Untuk bisa mencapai target tersebut, Pemkab Purwakarta memperkuat promosi melalui berbagai saluran digital.
Pemerintah daerah juga membuka peluang kolaborasi dengan konten kreator dan platform wisata.
Namun, promosi dinilai perlu juga diimbangi dengan kegiatan yang menarik di lokasi wisata.
Pengelola destinasi didorong menggelar acara, festival, dan aktivitas secara rutin.
Dengan begitu, wisatawan memiliki lebih banyak pilihan kegiatan dan alasan untuk kembali berkunjung.
Aep menilai destinasi wisata tidak bisa hanya mengandalkan keindahan alam atau fasilitas yang sudah tersedia.
Kegiatan yang beragam diperlukan agar pengalaman pengunjung semakin menarik.
Selain promosi, pemerintah daerah juga memperhatikan akses menuju destinasi, fasilitas pendukung, kebersihan, dan keamanan.
Aspek tersebut dinilai penting untuk memberikan pengalaman positif kepada wisatawan selama berkunjung ke Purwakarta.
Pengunjung yang merasa nyaman diharapkan bersedia merekomendasikan destinasi kepada orang lain, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Rekomendasi tersebut dapat membantu memperluas jangkauan promosi tanpa hanya bergantung pada kampanye pemasaran resmi.
Purwakarta memiliki beragam pilihan wisata, mulai dari panorama alam, destinasi budaya, hingga tempat rekreasi keluarga.
Sejumlah destinasi yang menjadi andalan di antaranya Taman Air Mancur Sri Baduga, kawasan Jatiluhur, Gunung Parang, Gunung Sembung, Taman Batu, dan Cikao Park.
Pilihan lainnya meliputi Kampung Kahuripan Cirangkong dan Nimo, Anugerah Waterpark Bunder, serta Kahuripan Tirta Wanayasa.
Keberagaman destinasi tersebut akan dimanfaatkan untuk mengembangkan paket wisata terpadu.
