PurwakartaUpdate.com – Pangandaran memang dikenal sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Jawa Barat. Namun, daya tariknya tidak hanya soal pantai. Ada destinasi wisata baru di Pangandaran yakni sungai cigarendong.
Sejumlah wisata alam lain mulai bermunculan dan menawarkan suasana yang lebih tenang serta dekat dengan alam.
Sungai Cigerendong berlokasi di Dusun Cukanggaeluh, Desa Parakanmanggu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.
Tempat ini menawarkan suasana sungai yang masih asri dan tenang dengan Air nya yang jernih terpantau pepohonan rindang.
Serta bebatuan alami di sepanjang aliran sungai membuat kawasan tersebut cocok untuk wisatawan yang ingin bermain air sekaligus menikmati suasana alam.
Lokasinya juga relatif mudah untuk ditempuh dengan berbagai kendaraan mau itu roda dua atau empat. Dari jalan raya utama, perjalanan menuju kawasan wisata ini hanya membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 15 menit menggunakan kendaraan.
Sesampainya di lokasi, pengunjung langsung dihamparkan aliran sungai yang berada di tengah kawasan hijau.
Suasananya cukup teduh sehingga wisatawan tidak hanya datang untuk berenang, tetapi juga bisa sekadar duduk santai menikmati pemandangan.
Awalnya Jadi Tempat Singgah Pemandu Wisata
Pengelola Objek Wisata Cigerendong, Suherli Sopyan Saori, mengatakan kawasan tersebut sebelumnya sudah sering digunakan sebagai tempat berkumpul oleh para pemandu wisata Batu Lumpang.
Menurutnya, kondisi lingkungan yang masih sejuk, terjaga dan suasananya yang relatif tenang membuat kawasan sungai tersebut menjadi tempat yang nyaman untuk hanya sekadar beristirahat.
Keunikan lainnya terlihat dari bentuk batuan di sekitar sungai. Bagian tepinya didominasi batuan karst atau cadas yang memiliki bentuk cukup landai ini menjadi keunikan tersendiri
Kondisi tersebut membuat beberapa bagian bantaran sungai bisa digunakan untuk duduk santai sambil menikmati pemandangan.
“Tempatnya sangat nyaman untuk bersantai atau mandi-mandi. Struktur tempatnya terbilang khas; meski ada area serupa di tempat lain, di sini terasa lebih istimewa,” ujar Suherli, Jumat (31/10/2026).
Ada Kayak hingga Cliff Jumping
Bagi wisatawan yang ingin berenang, pengelola menerapkan aturan keselamatan karena kedalaman sungai tidak sama di setiap titik.
Kedalaman air di kawasan tersebut berkisar antara 2 hingga 4 meter. Karena itu, wisatawan yang ingin berenang diwajibkan menggunakan jaket pelampung guna menjaga keselamatan dan tidak diperbolehkan berenang tanpa pendampingan pemandu.
Selain aktivitas bermain air, pengelola juga tengah melakukan uji coba wahana baru kayak.
Wisatawan yang ingin mencobanya dapat menyewa perahu tersebut dengan tarif Rp150.000 per orang.
Buat para pengunjung yang menyukai aktivitas lebih menantang, tersedia pula area untuk melakukan cliff jumping.
Selain memberikan sensasi adrenalin yang berbeda, beberapa lokasi di kawasan tersebut juga cukup menarik dijadikan tempat mengabadikan momen.
Belum Ada Tiket Masuk
Menariknya, hingga saat ini pengunjung belum dikenakan biaya tiket masuk untuk menikmati kawasan Sungai Cigerendong alias gratis.
Wisatawan hanya perlu membayar biaya parkir saja. Tarifnya sebesar Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 bagi kendaraan roda empat.
Meski demikian, pengelola mengingatkan wisatawan yang datang agar tetap memperhatikan kondisi arus sungai, khususnya ketika datang musim hujan.
Debit air dan arus sungai dapat meningkat sehingga kondisi di lapangan bisa berubah lebih cepat.
Karena itu, pengawasan dari pemandu lokal menjadi bagian penting dalam aktivitas wisata di kawasan tersebut.
Suherli menegaskan keselamatan pengunjung menjadi nomor satu dan tetap menjadi perhatian utama, terutama bagi wisatawan yang memilih aktivitas berenang maupun wahana air.
Dengan suasana alam yang masih hijau, air sungai yang jernih serta pilihan aktivitas mulai dari bermain air hingga cliff jumping, Sungai Cigerendong kini menjadi salah satu pilihan wisata alam yang bisa dipertimbangkan saat berkunjung ke Pangandaran.
