Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Wisata

Aneh tapi Nyata! Sungai di Semarang Justru Mengalir Saat Kemarau Saja

By Agung IsmawanMinggu, 11 Oktober 2026
Kali odo desa Gedangan, kecamatan Tuntang, kabupaten Semarang, Jawa Tengah air sungai disini hanya mengalir di musim kemarau dan pada musim hujan justru berhenti mengalir.
Kali odo desa Gedangan, kecamatan Tuntang, kabupaten Semarang, Jawa Tengah air sungai disini hanya mengalir di musim kemarau dan pada musim hujan justru berhenti mengalir.

Ia juga menceritakan bahwa hujan yang disertai petir kerap menjadi pertanda berhentinya aliran air di Kali Odo.

“Begitu ada hujan petir, besoknya kita ke sini (Kali Odo), langsung hilang (airnya). Surut, benar-benar enggak ada air lagi sama sekali, kering,” ujarnya.

Warga Punya Tradisi Khusus

Hingga kini, penyebab pasti fenomena tersebut belum diketahui oleh warga setempat. Mereka menganggap keunikan Kali Odo sebagai salah satu bentuk kuasa Tuhan.

Meski begitu, warga memiliki tradisi tersendiri untuk menjaga kawasan sungai tersebut.

Menjelang musim kemarau, warga biasanya bergotong royong membersihkan sungai dari sampah yang menumpuk selama aliran air menghilang.

Ketika mata air kembali mengalir, masyarakat menggelar sadranan sebagai bentuk rasa syukur atas kembalinya air.

Tradisi ini menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat setempat yang terus dipertahankan hingga sekarang.

Pakar Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Fenomena Kali Odo juga mendapat perhatian dari kalangan akademisi. Guru Besar Keairan Teknik Sipil Universitas Diponegoro, Profesor Ign Sriyana, menyebut kejadian tersebut sebagai anomali hidrologi.

Baca Juga:  Cuma di Jawa Barat! 7 Destinasi Wisata Ini Paling Cocok Buat Ngadem saat Libur Lebaran 2026

Fenomena ini terbilang tidak lazim karena debit air tanah justru mengecil saat musim hujan, kemudian meningkat ketika musim kemarau.

“Dari hasil pantauan di lapangan, terjadi fenomena yang tidak lazim. Di mana pada saat musim hujan, volume air tanah tersebut airnya mengecil, bahkan tidak mengalir. Namun, alirannya justru membesar saat musim kemarau,” jelas Sriyana.

1 2 3
Hujan Kali odo Kemarau Semarang Unik
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Mengenal Gunung Latimojong: Gunung Tertinggi di Sulawesi & Fakta Puncak Rantemario

Minggu, 11 Oktober 2026

Selain Telaga Sarangan, Ini 7 Tempat Wisata Ikonik di Magetan yang Wajib Dikunjungi!

Minggu, 11 Oktober 2026

Daftar 5 Kota di Asia yang Pas untuk Liburan Singkat dan Ramah Wisatawan

Minggu, 11 Oktober 2026

10 Destinasi Wisata Kopi Terbaik di Dunia, Satu-satunya Ada di Asia Tenggara!

Minggu, 11 Oktober 2026

Comments are closed.

Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.