Namun, mengajukan pendaftaran bukan berarti bantuan otomatis cair.
Data yang masuk nantinya akan diperiksa dan dinilai untuk menentukan apakah seseorang memenuhi kriteria penerima atau tidak.
Apa itu Perlinsos Digital?
Perlinsos Digital merupakan layanan yang digunakan untuk membantu proses pendaftaran dan pemutakhiran data perlindungan sosial.
Masyarakat tidak harus menunggu didaftarkan untuk mengajukan diri.
Data yang diberikan akan menjadi bagian dari proses pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebelumnya menjelaskan bahwa sistem tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendaftarkan diri.
Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada hasil verifikasi dan penilaian sistem.
“Pintu pendaftaran terbuka bagi siapa pun, sistem yang menilai kelayakan. Perlinsos Digital adalah game changer. Warga mendaftar, sistem yang akan memverifikasi dan menilai, lalu ditetapkan layak atau tidak layak dengan alasan yang jelas,” kata Gus Ipul.
Pemerintah menargetkan sekitar 48 juta keluarga atau sekitar separuh penduduk dapat masuk ke dalam sistem Perlinsos Digital sebelum penyaluran bansos 2027.
Bansos apa saja yang bisa diajukan?
Untuk tahap ini, masyarakat dapat mengajukan diri sebagai calon penerima sejumlah program bantuan.
Dua di antaranya adalah:
– Program Keluarga Harapan (PKH)
– Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
Jenis bantuan yang ingin diajukan dapat dipilih ketika proses pendaftaran.
Namun, pilihan tersebut bukan jaminan bahwa pengajuan akan disetujui.
