Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Ragam

Dari Trotoar Rusak hingga Catcalling: Tantangan Pejalan Kaki di Indonesia

By RedaksiSabtu, 22 Maret 2025
Trotoar Rusak (Foto: dok. KOMPAS)

Pemerintah perlu memperbaiki infrastruktur pejalan kaki dengan membangun trotoar yang aman, nyaman, dan bebas dari hambatan seperti pedagang atau kendaraan parkir liar.

Peningkatan penerangan jalan dan keamanan publik juga harus menjadi prioritas agar masyarakat merasa lebih aman saat berjalan kaki.

Selain itu, perluasan akses transportasi umum yang lebih terintegrasi dan mudah dijangkau akan membantu mengurangi ketergantungan masyarakat pada kendaraan pribadi.

Dengan kombinasi kebijakan yang tepat dan strategi komunikasi publik yang efektif, budaya berjalan kaki di Indonesia bisa mulai ditanamkan dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

Baca Juga:  Tingkatkan Pelayanan, PDAM Purwakarta Akan Sesuaikan Tarif Air Sesuai Keputusan Gubernur

Rendahnya budaya berjalan kaki di Indonesia bukan hanya disebabkan oleh kebiasaan masyarakat, tetapi juga oleh infrastruktur yang kurang mendukung, faktor sosial seperti catcalling, serta minimnya kampanye edukasi yang mendorong kebiasaan ini.

Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi pejalan kaki.

Dengan strategi komunikasi yang efektif dan perbaikan fasilitas yang berkelanjutan, berjalan kaki dapat kembali menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, sebagaimana yang telah terjadi di banyak negara maju. (*)

Baca Juga:  Jelang Lebaran, Berikut Jadwal SIM Keliling di Purwakarta

Penulis: Jinanti Audiza (Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB University)

1 2 3 4 5
Catcalling Pejalan Kaki Trotoar
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Cara Cek Desil November 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP untuk Ketahui Peluang Bansos

Selasa, 3 November 2026

Sambut Hari Amal Bakti Ke-81, Kemenag Purwakarta Bakal Gelar Acara Di Tiap Kecamatan

Selasa, 3 November 2026

Ikut Meriahkan Kick Off HAB Kemenag Ke-81, Komitmen Kemenhaj Purwakarta Perkuat Kolaborasi

Selasa, 3 November 2026

Update BPNT Tahap 4 Oktober–Desember 2026: Verifikasi Rekening SIKS-NG Dimulai, Cek Penerima Rp600 Ribu!

Senin, 2 November 2026

Comments are closed.

Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.