Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

751 Sekolah Swasta Jabar Siap Tampung Siswa yang Tak Masuk Negeri

Senin, 15 Juni 2026

Ratusan Jemaah Haji Kloter 12 KJT Tiba Di Purwakarta, Satu Orang Masih Dirawat Di Arab Saudi

Rabu, 10 Juni 2026

Dedi Mulyadi Bakal Prioritaskan Pembangunan Mushola di Jawa Barat

Sabtu, 13 Juni 2026

Tinjau SPMB Jabar, Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Siswa Tidak Panik

Rabu, 10 Juni 2026

Bentuk Pelayanan Masyarakat, Polres Purwakarta Tempatkan Personel Sambut Kepulangan Jemaah Haji

Rabu, 10 Juni 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Ragam

Dari Trotoar Rusak hingga Catcalling: Tantangan Pejalan Kaki di Indonesia

By Sahril SidikSabtu, 22 Maret 2025
Trotoar Rusak (Foto: dok. KOMPAS)

Pemerintah perlu memperbaiki infrastruktur pejalan kaki dengan membangun trotoar yang aman, nyaman, dan bebas dari hambatan seperti pedagang atau kendaraan parkir liar.

Peningkatan penerangan jalan dan keamanan publik juga harus menjadi prioritas agar masyarakat merasa lebih aman saat berjalan kaki.

Selain itu, perluasan akses transportasi umum yang lebih terintegrasi dan mudah dijangkau akan membantu mengurangi ketergantungan masyarakat pada kendaraan pribadi.

Dengan kombinasi kebijakan yang tepat dan strategi komunikasi publik yang efektif, budaya berjalan kaki di Indonesia bisa mulai ditanamkan dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

Baca Juga:  Innalillahi, Covid-19 di Purwakarta Alami Peningkatan Pasca Lebaran

Rendahnya budaya berjalan kaki di Indonesia bukan hanya disebabkan oleh kebiasaan masyarakat, tetapi juga oleh infrastruktur yang kurang mendukung, faktor sosial seperti catcalling, serta minimnya kampanye edukasi yang mendorong kebiasaan ini.

Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi pejalan kaki.

Dengan strategi komunikasi yang efektif dan perbaikan fasilitas yang berkelanjutan, berjalan kaki dapat kembali menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, sebagaimana yang telah terjadi di banyak negara maju. (*)

Baca Juga:  Waspada! Bahaya Lada Hitam, Jangan Terlalu Sering Mengkonsumsinya

Penulis: Jinanti Audiza (Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB University)

1 2 3 4 5
Catcalling Pejalan Kaki Trotoar
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Dedi Mulyadi Bakal Prioritaskan Pembangunan Mushola di Jawa Barat

Sabtu, 13 Juni 2026

Kemenhaj Purwakarta Ungkap Kondisi Jemaah Yang Masih Dirawat Di Arab Saudi

Jumat, 12 Juni 2026

Perkuat Pemberantasan Narkoba, Polres Purwakarta Gelar Sosialisasi P4GN Di Markas TNI

Kamis, 11 Juni 2026

Mekanisme PAW Sesuai PKPU Nomor 3 Tahun 2025 Di Sosialisasikan KPU Purwakarta

Kamis, 11 Juni 2026

Comments are closed.

Terpopuler

751 Sekolah Swasta Jabar Siap Tampung Siswa yang Tak Masuk Negeri

Senin, 15 Juni 2026

Ratusan Jemaah Haji Kloter 12 KJT Tiba Di Purwakarta, Satu Orang Masih Dirawat Di Arab Saudi

Rabu, 10 Juni 2026

Dedi Mulyadi Bakal Prioritaskan Pembangunan Mushola di Jawa Barat

Sabtu, 13 Juni 2026

Tinjau SPMB Jabar, Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Siswa Tidak Panik

Rabu, 10 Juni 2026

Bentuk Pelayanan Masyarakat, Polres Purwakarta Tempatkan Personel Sambut Kepulangan Jemaah Haji

Rabu, 10 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.