Ia menambahkan, hingga kini belum dapat dipastikan apakah kerusakan pada potongan tubuh itu disebabkan oleh benda tajam atau akibat dimakan satwa liar.
“Kami belum bisa memastikan. Semua masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak yang berwenang,” ujarnya.
Herul menjelaskan, penemuan itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Setelah menerima laporan, aparat desa bersama jajaran kepolisian dan warga langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk mencari kemungkinan adanya bagian tubuh lain.
“Sejak selesai Maghrib kami bersama Kapolsek, Bhabinkamtibmas, aparat desa, dan warga melakukan pencarian. Hingga malam hari belum ditemukan bagian tubuh lainnya,” jelasnya.
