Kepala Desa Batutumpang, Herul Mubarik, membenarkan adanya penemuan tersebut. Ia mengatakan, potongan kaki ditemukan setelah dimuntahkan seekor biawak di depan rumah warga.
“Penemuannya oleh anak-anak. Ada muntahan dari biawak di depan rumah warga. Ketika dikejar, bagian tubuh lainnya tidak ditemukan,” ujar Herul di lokasi, Rabu (29/7/2026).
Menurut Herul, kondisi potongan kaki saat ditemukan sudah mengalami kerusakan sehingga sulit dikenali secara utuh.
“Kalau dilihat memang menyerupai kaki bayi. Namun kondisinya sudah rusak karena diduga sempat ditelan biawak. Yang ditemukan merupakan muntahan dari biawak tersebut,” katanya.
