Mahasiswa pendidikan vokasi pun memiliki peluang yang sama untuk terlibat dalam pembahasan persoalan strategis bangsa, mulai dari pengembangan sumber daya manusia hingga pemenuhan hak kelompok rentan.
Keberhasilan Agung menjadi delegasi FLS 2026 diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa dan generasi muda lainnya, khususnya di Kabupaten Purwakarta, untuk terus mengembangkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta berani menyampaikan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Prestasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa kontribusi generasi muda tidak hanya diukur melalui pencapaian akademik, tetapi juga melalui kepedulian terhadap persoalan sosial dan keberanian mengambil peran dalam menciptakan perubahan positif.
Melalui partisipasinya dalam Indonesia Future Leaders Summit 2026, Agung diharapkan dapat terus mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan memperjuangkan gagasan yang mendukung terwujudnya Indonesia yang lebih inklusif, adil, serta memberikan kesempatan setara bagi seluruh warga negara.
Keikutsertaan Agung menjadi kebanggaan bagi Politeknik Enjinering Indorama dan masyarakat Purwakarta. Lebih dari sekadar prestasi, langkahnya membawa pesan bahwa suara generasi muda dari daerah juga penting dalam memperjuangkan kesetaraan dan memastikan penyandang disabilitas tidak tertinggal dalam pembangunan. (Red)
