Sebanyak lima orang bertugas sebagai pengibar bendera. Mereka didukung dua personel rescue yang bersiaga di titik puncak, sementara tim kesehatan dari Mapala turut disiapkan untuk mengantisipasi kondisi darurat selama kegiatan berlangsung.
Koordinator Pengibaran Bendera Gunung Sembung, Hadi, mengatakan seluruh proses pengibaran berjalan lancar meski tim harus menghadapi medan yang cukup ekstrem.
“Alhamdulillah pengibaran bendera Merah Putih 30 x 20 meter di Gunung Sembung berjalan dengan lancar,” kata Hadi kepada wartawan, Senin (17/8/2026).
Menurut Hadi, salah satu tantangan terbesar dalam proses pengibaran adalah kondisi angin yang cukup berpengaruh terhadap bentangan bendera berukuran raksasa tersebut.
