Selain menyampaikan harapan kepada aparat penegak hukum, Rieke juga datang untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga almarhum, khususnya istri korban, Siti Maryam, dan anak-anaknya. Menurutnya, kepergian Sumarna meninggalkan duka mendalam karena almarhum merupakan tulang punggung keluarga.
Dalam kunjungan tersebut, Rieke didampingi oleh Saepul Bahri Binzein. Keduanya tampak berbincang langsung dengan istri almarhum sebagai bentuk empati dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Tak hanya menyoroti proses penegakan hukum, Rieke juga menilai peristiwa ini harus menjadi momentum evaluasi bagi Perum Jasa Tirta II selaku pengelola Waduk Jatiluhur yang merupakan objek vital nasional. Ia berharap sistem keamanan dan pengawasan di kawasan tersebut dapat diperkuat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Kasus kematian Sumarna sendiri hingga kini masih menjadi perhatian publik. Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku beserta motif di balik peristiwa tersebut secara tuntas dan berkeadilan. (Riyan Kurnia)
