Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Ragam

Petani Milenial itu Nyata atau Hanya Sekadar Gimmick? Yuk Simak!

By RedaksiKamis, 3 Juni 2021

PURWAKARTAUPDATE.com | Program Petani Milenial dikonsep agar para peserta bisa menggarap komoditas di atas lahan yang sudah dipersiapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Selain itu, ada pula skema memanfaatkan lahan milik peserta program dan pihak ketiga atau swasta, BUMD dan BUMN.

Namun, dua bulan pasca diresmikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil peserta program Petani Milenial mengaku belum merasakan dampak dari program yang digulirkan tersebut.

Melansir dari detik.com, petani asal Kampung Pasir Angling, Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jajat (36) mengaku belum merasakan dampak dari program tersebut.

Dia menyebut, saat mendaftar program Petani Milenial, peserta disediakan kebun khusus yang sudah ditentukan oleh pemerintah menanam tanaman. Jajat tak sepenuhnya menganggap program rintisan Ridwan Kamil itu gagal.

Namun, dia menyebut konsep yang diusung hingga aplikasi di lapangan kurang matang. Menurutnya program ini positif karena pemerintah sudah mampu memunculkan keinginan para generasi muda untuk melirik dunia pertanian sebagai profesi yang menjanjikan lantaran mengusung konsep smart farming.

Menanggapi hal tersebut, lewat keterangan resmi yang diterima JabarNews.com pada Rabu (2/5/2021), Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jabar Benny Bachtiar mengatakan, lahan yang dipersiapkan untuk para peserta sudah tersedia dan sebagian tengah diproses secara cermat. Proses ini harus berlangsung matang, tidak bertabrakan dengan aturan hukum soal pemanfaatan lahan dan cermat dalam arti kondisi lahan cocok untuk pengembangan komoditas.

Baca Juga:  Pelajar SMA di Purwakarta Tekuni Melon Hidroponik, Jadi Petani Milenial Inspiratif

“Kami juga terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk memanfaatkan lahan idle yang bisa dimanfaatkan, jadi tidak asal lahan kosong,” kata Benny.

Dalam catatannya, lahan untuk pemanfaatan program Petani Milenial tersebar di delapan kabupaten/kota. Delapan daerah tersebut antara lain Cianjur, Cirebon, Subang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Sukabumi, Karawang, dan Indramayu. Dengan total luas lahan yang sudah tersedia 100,52 hektar.

“Di setiap daerah luasan yang tersedia bervariasi. Ada yang memiliki luas 50 hektar, 20 hektar sampai di bawah 1 hektar. Lahan itu akan diberikan pada petani milenial yang lokasinya berdekatan dengan lahan,” tuturnya.

Benny mengungkapkan, untuk lahan yang sudah siap menurutnya berada dalam pengelolaan organisasi perangkat daerah (OPD) pengampu juga sebagian lahan milik peserta program Petani Milenial. Sejauh ini Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Kelautan dan Perikanan sudah menyiapkan lahan yang berada di sejumlah daerah.

Baca Juga:  Bupati Purwakarta Om Zein Gerak Cepat Atasi Tumpukan Sampah di Mekarsari Darangdan

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Jabar Dadan Hidayat mengatakan, untuk tanaman hias lahan akan disediakan di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bogor. “Lokasi ini juga sudah sesuai dengan persyaratan offtaker. Kalau bisa kebunnya ada di Bogor dan di Bandung. Karena offtaker-nya itu berada Bogor,” ucap Dadan.

Selain itu, untuk tanaman hias, DTPH Jabar juga merencanakan berada di Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB) karena DTPH memiliki lahan kurang lebih satu hektar. Sementara untuk komoditas ubi jalar, lokasi direncanakan di Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur di atas lahan milik DPTH seluas 20 hektar. Per hektar untuk ubi jalar dikelola lima Petani Milenial.

“Jadi per orang akan mengelola 2.000 meter lahan,” singkatnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kehutanan Jabar Epi Kustiawan memastikan telah menyiapkan tiga calon lokasi yang merupakan lahan milik Pemda Provinsi Jabar untuk dipinjamkan kepada peserta petani milenial. Tiga lokasi tersebut, salah satunya berada di Cikanyere Kabupaten Cianjur dengan luas lahan 4 hektar. Sementara dua lainnya berada di Kabupaten Sumedang, yaitu di Jatinangor dengan luas 2,5 hektare dan Jatinunggal 5 hektare.

Baca Juga:  Jangan Asal Sikat Gigi, Simak Trik Agar Mulut Tetap Segar Saat Berpuasa

“Jadi lahan yang disiapkan Dinas Kehutanan seluruhnya mencapai sekitar 11,5 hektare. Selain itu sudah dipersiapkan pula lahan di Sukabumi sekitar 5.000 meter,” ujar Epi.

Sementara Dinas Perkebunan Jabar menyediakan lahan di aset milik dinas pada tiga lokasi yang berbeda. Dalam program Petani Milenial, dinas juga menetapkan petani yang memiliki lahan sendiri bisa mengelola komoditas yang sudah ditentukan.

Untuk kopi dan vanili, lokasi lahan aset Dinas Perkebunan Jabar berada di Kampung Sadeng, Bogor dengan potensi 2 hektar. Untuk serai wangi seluas 40 hektar di Tegalwaru, Karawang. Sementara di Jatiluhur, Purwakarta dengan luas lahan 2 hektar disiapkan untuk pengembangan vanili.(Red)

Selengkapnya, klik: www.jabarnews.com

Nyata atau Hanya Sekadar Gimmick? Petani Milenial
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Dua Siswa SMPS 2 Al-Muhajirin Raih Juara 2 Kompetisi Inovasi Robotika Tingkat Internasional

Jumat, 25 September 2026

Mengenang Jasa Leluhur Purwakarta, AKBP Febri Nurzam Ziarah Ke Makam Syekh Baing Yusuf

Jumat, 25 September 2026

Kemarau Panjang, Polsek Plered Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Masyarakat

Jumat, 25 September 2026

Gelar Jumat Keliling, Wujud Kedekatan Kapolres Purwakarta Dengan Masyarakat

Jumat, 25 September 2026
Leave A Reply

Are you human? Please solve:Captcha


Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.