“Ada satu jemah haji asal Kabupaten Purwakarta yang masih tertahan karena sakit dan sedang dirawat di Al-Noor Specialist Hospital Arab Saudi. Kita bersama do’akan semoga cepat sembuh dan bisa cepat kembali ke Purwakarta,” ungkap Midan.
Ia juga mendoakan semoga seluruh amal ibadah para jemaah haji Purwakarta selama 40 hari di Tanah Suci diterima oleh Allah SWT, menjadi haji yang mabrur dan mabruroh serta membawa keberkahan bagi keluarga dan lingkungan.
Tak hanya itu, Sekda mengatakan, kepulangan jemaah haji ke tanah air ini bukan hanya sekedar kembali dari perjalanan fisik lebih dari itu, yakni membawa pulang pengalaman spiritual yang luar biasa, membawa pulang hikmah dan membawa pulang semangat keimanan yang semakin kuat.
“Mari kita jadikan nilai-nilai kebaikan dan keikhlasan selama di tanah suci sebagai pijakan untuk membangun Purwakarta yang lebih religius, berbudaya dan sejahtera masyarakatnya. Serta doa-doa yang telah bapak ibu panjatkan di Tanah Suci semoga menjadi wasilah bagi kemajuan dan keberkahan daerah kita, Purwakarta Istimewa,” ucap Midan.
Kepala Kantor Kementrian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Purwakarta, H. Syamsi Mufti, yang pulang kloter 12 KJT harusnya 445 jemaah dan petugas. Namun ada seorang jemaah yang sakit dan harus dirawat di Al-Noor Specialist Hospital Arab Saudi.
“Seorang jemaah haji atas nama Eti Binti Abas harus mendapatkan perawatan medis di Al-Noor Specialist Hospital Arab Saudi dan kita juga terus lakukan pemantauan terhadap kondisi jemaah tersebut. Kami juga mendoakan agar beliau segera pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga di Kabupaten Purwakarta,” ucap Syamsi.
Ia berharap seluruh jemaah dapat menjaga kemabruran hajinya dan menjadi teladan di tengah masyarakat, sementara satu jemaah yang masih dirawat di Al-Noor Specialist Hospital Arab Saudi segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali ke tanah air.
“Alhamduliah, rasa syukur atas kembalinya para jamaah dalam keadaan sehat dan selamat. Saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada para jemaah haji. Kami mendoakan agar para jemaah menjadi haji mabrur dan dapat menjaga kemabruran hajinya,” ungkap Syamsi.






